UM PTKIN

Pengantar

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada Universitas Islam Negeri (UIN)/ Institut Agama Islam Negeri (IAIN)/ Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain. UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) merupakan proses seleksi masuk UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia melalui ujian tertulis yang dilaksanakan secara bersama di bawah koordinasi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

PTKIN sebagai penyelenggara pendidikan setelah MA/MAK/SMA/SMK/ Pesantren Muadalah dapat menerima calon mahasiswa yang lulus dari Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pesantren Muadalah atau yang setara maksimal tiga tahun terakhir.

UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Pembiayaan penyelenggaraan UM-PTKIN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bagi peserta yang lulus UM-PTKIN dari keluarga pra-sejahtera yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik dapat mengikuti seleksi program Bidikmisi.

Informasi UM-PTKIN 2016 meliputi ketentuan dan persyaratan umum, tatacara pembayaran biaya seleksi, tatacara pendaftaran, jadwal pelaksanaan, serta jumlah pilihan PTKIN dan Progam Studi dapat diakses melalui laman http://www.um-ptkin.ac.id.

Syarat Pendaftaran

  1. Lulus tahun 2016, 2017 dan 2018 dari Satuan Pendidikan MA / MAK / SMA / SMK / Pesantren Muadalah atau yang setara dan memiliki izin dari Kementerian Agama RI.
  2. Lulusan tahun 2016 dan 2017 harus sudah memiliki ijazah.
  3. Lulusan tahun 2018 harus mempunyai Surat Keterangan Lulus dari Kepala Madrasah/Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan ditandai cap madrasah/sekolah.
  4. Ijazah Asli / legalisir atau Surat Keterangan Lulus akan divalidasi sebelum pelaksanaan ujian.
  5. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di PTKIN.